JAKARTA, - Pengacara Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, memberikan informasi terkini mengenai perkembangan komunikasi dengan pemilik akun media sosial yang diduga melakukan penghinaan terhadap kliennya.
Meskipun tersangka sempat menyatakan keinginan untuk datang ke Jakarta guna menyelesaikan masalah, terdapat beberapa persyaratan yang diajukan kepada pihak Rizky Billar.
Salah satu yang diminta adalah kesempatan untuk berfoto bersama.
"Rencananya katanya hari ini (ke Jakarta), tetapi sampai saat ini kami masih belum jelas karena ada syarat kami harus berfoto bersama," ujar Sadrakh di Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Sadrakh menganggap permintaan tersebut tidak biasa, mengingat posisi yang bersangkutan merupakan pihak yang diduga melakukan tindakan pidana pencemaran nama baik.
"Memang hal yang cukup aneh, kepada (terduga) pelaku dugaan tindak pidana, tetapi harus memenuhi syarat agar bersedia menyelesaikan masalah ini," katanya.
Selain meminta foto bersama, tersangka pemilik akun juga memberikan persyaratan agar pertemuan tersebut tidak diketahui oleh pihak media.
Ini berkaitan dengan status tersangka yang dikatakan merupakan istri dari seorang anggota polisi.
"Yang bersangkutan mengatakan 'kami akan pergi ke Jakarta tetapi dengan satu syarat'. Apa syaratnya? Masalah ini jangan sampai sampai ke ranah media karena yang bersangkutan adalah istri dari seorang anggota polisi," kata Sadrakh.
Sadrakh menyesali adanya aturan tersebut. Padahal, tujuan utama Rizky Billar membuka jalur komunikasi hanya untuk mendengarkan penjelasan mengenai alasan di balik pernyataan permusuhan yang disampaikan.
Sampai saat ini, pihak Rizky Billar masih menantikan kejelasan terkait pertemuan tersebut.
Sadrakh menegaskan, apabila tidak ada penyelesaian yang jelas, pihaknya bersiap melanjutkan perkara ini melalui jalur hukum.
"Yang utama saat ini adalah kami fokus pada prosesnya terlebih dahulu. Kami ingin mendapatkan penjelasan," kata Sadrakh.

Posting Komentar